BAB II
PEMBAHASAN
A. Kajian Teoritis
1. Definisi Manajemen
Sudah banyak para ahli yang mengemukakan tentang pengertian manajemen. Manajemen menurut Luther Gullick yaitu suatu bidang ilmu pengetahuan yang berusaha secara sistemastis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat system kerjasama ini lebih bermanfaat.
Sementara itu, menurut Zulkifli Amsyah (2001:1) manajemen ialah proses kegiatan mengelola SDM, materi, dan metode berdasarkan fungsi-fungsi menajemen agar tujuan dapat di capai secara efisien dan efektif.
Dalam ensiklopedia nasional Indonesia volume 16 (1990:115) disebutkan bahwa manajemen merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan SDM dan sumber sumber lain untuk mencapai tujuan maupun sasaran secara efektif dan efisien.
Manajemen kadang-kadang tidak mengajarkan apa-apa kepada sebagian orang, hanya rumusan dan implementasi ketentuan dan peraturan lebih banyak. Yang lain melihatnya sebagai suatu proses kepemimpinan yang melaluinya niat yang di terjemahkan menjadi tujuan tanpa embel-embel. Lainnya lagi menganggap manajemen sebagai aktivitas manusia untuk menjalankan fungsi bisnis dan karenanya manajemen emosi sangat penting.
Manajemen menurut James A.F. Stoner, manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dang pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan semua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah di tetapkan sebelumnya
Manajemen menurut Mary Parker Follet adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain di butuhkan keterampilan khusus.
Menurut Edgar F. Huse dan James Bowditch asas-asas manajemen dari Hendry Fayol dikenal dengan sebutan “14 asas-asa manajemen” adalah sebagai berikut :
a. Pembagian kerja;
b. Wewenang dan tanggung jawab;
c. Disiplin;
d. Kesatuan perintah;
e. Kesatuan arah;
f. Kepentingan individu di bawah kepentingan umum;
g. Gaji pegawai;
h. Sentralisasi;
i. Ketertiban;
j. Keadilan;
k. Kestabilan masa kerja pegawai;
l. Inisiatif;
m. kesatuan jiwa korp;
Menurut Jimmy L. Gaol, Manajem adalah proses kerjasama antar dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan-tujuan yang sudah ditetapkan. Manajemen ialah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan dalam rangka untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.
Perencanaan
Perencanaan (planning) mendefinisikan di mana organisasi ingin berada di masa depan dan bagaimana pencapaiannya. Perencanaan berarti penentuan sasaran sebagai pedoman kinerja organisasi di masa depan dan penetapan tugas-tugas serta alokasi sumberdaya yang di perlukan untuk mencapai sasaran organisasi.
Pengorganisasian
Pengorganisasian (organizing) biasanya mengikuti perencanaan dan mencerminkan bagaimana organisasi mencoba untuk menyelesaikan rencana itu. Pengorganisasian melibatkan penetapan tugas, pengelompokan tugas-tugas ke dalam departemen, dan alokasi bermacam-macam sumber daya ke dalam berbagai departemen.
Kepemimpinan
Memberikan kepemimpinanmenjadi fungsi manajemen yang semakin penting. Kepemimpinan (leading) ialah penggunaan pengaruh untuk memotivasi karyawan agar mencapai sasaran organisasi, memimpin berarti menciptakan suatu budaya dan nilai bersama, mengkomunikasikan sasaran kepada karyawan melalui organisasi, dan memberikan inspirasi agar karyawan berprestasi sebaik-baiknya.
Pengendalian
Pengendalian ialah fungsi ke empat dalam proses manajemen. Pengendalian (controlling) artinya memantau aktivitas karyawan, menjaga organisasi agar tetap berjalan kearah pencapaian sasaran, dan membuat koreksi bila di perlukan.
Bagian lain dari definisi manajemen ialah pencapaian sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien. Manajemen begitu penting karena organisasi juga begitu penting.
Definisi formal dari sebuah organisasi (organization) ialah sebuah entitas social yang berorientasi pada sasaran dan mempunyai struktur yang di rancanakan dengan baik. Entitas social (social entity) artinya terdiri dari 2 orang atau lebih.
2. Pengertian Karang Taruna
Karang taruna terdiri atas 2 suku kata, yaitu kata karang dan taruna. Karang artinya tempat, sedangkan taruna berarti remaja / pemuda. Jadi karang taruna merupakan tempat kegiatan para remaja.
Karang taruna sebagaimana tercantum dalam peraturan menteri social RI No. 83/HUK/2005 adalah “organisasi social wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab social dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/ kelurahan atau komunitas sederajat dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan social.
Karang taruna ialah suatu organisasi social, perkumpulan social yang di bentuk oleh masyarakat yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam melaksanakan usaha kesejahteraan social.
Karang taruna juga merupakan tempat diselenggarakannya berbagai upaya/kegiatan untuk meningkatkan dan mengembangkan kreatifitas generasi muda dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Organisasi karang taruna didirikan oleh departemen social, anggota karang taurna yaitu para pemuda terutama yang putus sekolah dan tidak mempunyai pekerjaan. Tapi di beberapa daerah anggota karang taruna ialah para pelajar yang duduk di bangku SLTP/SLTA. Berbagai keterampilan di pelajari dalm organisasi ini, remaja yang berbakat dalam bidang elektronik dididik untuk memahami dan terampil menggarap bidang elektronik, remaja yang menyenangi ukiran diberi pula pendidikan bidang ini. Begitu pun remaja putrid yang senag menjahit dan memasak agar terampil untuk membuat macam-macam makanan dan pakaian. Dan semua ini di rencanakan menurut keadaan dan kemampuan daerah masing-masing.
Berdasarkan beberapa pengertiam tentang karang taruna, di tegaskan kembali bahwa karang taruna adalah suatu tempat/wadah untuk mengembangkan dan membina para generasi muda sehingga menjadi generasi yang aktif dan berpartisipasi dalam menanggulangi permasalahan masyarakat.
3. Program-program Kegiatan Karang Taruna
Program merupakan suatu perencanaan dari sebuah organisasi, dimana program di adakan agar tujuan yang telah ditetapkan dapat terlaksana dengan baik.
Program karang taruna harus bisa mencegah pemuda kelurahan yang heterogen sehingga mampu memberikan konstribusi bagi kepentingan pemuda dan masyarakat. Program utama karang taruna yaitu pembangunan dibidang kesejahteraan social, dimana program ini melibatkan seluruh komponen dan potensi yang ada di desa/kelurahan yang bersangkutan
4. Tugas Pokok dan visi Karang Taruna
Tugas pokok karang taruna ialah menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan social terutama yang dihadapi generasi muda, bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya, baik yang bersifat preventif, rehabilitative, maupun pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya dalam rangka peningkatan taraf kesejahteraan social masyarakat.
Karang taruna ialah organisasi non-partisan yang memiliki tugas pokok bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya menanggulangi permasalahan social khususnya di kalangan generasi muda.
Visi darikarang taruna itu sendiri ialah menjadi organisasi social generasi muda yang handal dalam penyelenggaraan usaha kesejahteraan social serta menjadikanwarganya tangguh sebagai ujung tombak yang di percayakan dan di banggakan masyarakat dalam pelayanankesejahteraan social.
5. Tujuan dan Fungsi Karang Taruna
Tujuan karang taruna meliputi:
a. Terwujudnya pertumbuhan dan perkembangan kesadaran dan tanggung jawab social setiap warga karang taruna dalam mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai permasalahan social.
b. Terbentuknya jiwa dan semangat perjuangan warga karang taruna yang terampil, berkepribadian, dan berpengetahuan.
c. Tumbuhnya potensi dan kemampuan generasi dalam mengembangkan keberdayaan warga karang taruna
d. Terbentuknya kemampuan warga karang taruna menjalin toleransi dan menjadi perekat persatuan dalam keberagaman kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
e. Terjalinnya kerja sama antara warga karang taruna dalam rangka mewujudkan taraf kesejahteraan social masyarakat
f. Terwujudnya kesejahteraan social generasi muda desa/kelurahan yang memungkinkan pelaksanaan fungsi socialnya sebagai menusia pembangunan yang mampu mengatasi masalah kesejahteraan social lingkungannya
g. Terwujudnya kesejahteraan social generasi muda desa/kelurahan yang dilaksanakan secara komprehensif, terpadu, terarah dan berkesinambungan oleh karang taruna bersama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya
Adapun fungsi karang taruna secara umum ialah penyelengaraan usaha kesejahteraan social demi terciptanya generasi muda yang terampil, kreatif dan dinamis.
6. Peran Kreativitas dan Inovasi Dalam Pengembangan dan Pembinaan Generasi Muda Melalui Karang Taruna
Generasi merupakan generasi penerus perjuangan bangsa dan sumber daya insan bagi pembangunan nasional, diharapkan mampu memikul tugas dan tanggung jawab untuk kelestarian kehidupan bangsa dan negara. Untuk itu generasi muda perlu mendapatkan perhatian khusus dan kesempatan yang seluas-luasnya untuk dapat tumbuh dan berkembang secara wajar baik jasmani maupun social
Karang taruna harus mampu menunjukan peran dan fungsinya secara optimal di tengah-tengah masyarakat sehingga dapat memberikan kepercayaan kepada komponen-komponen yang lain yang sama-sama berpartisipasi dalam pembangunan kelurahan. Generasi muda dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya menghadapi berbagai permasalahan yang perlu di upayakan penanggulangannya dengan melibatkan semua pihak.
Menurut Heritage Illustrated Dictionary, kreativitas ialah orisinalitas, artinya bahwa produk, proses atau orang yang mampu menciptakan sesuatau yang belum di ciptakan orang lain. Sedangkan pada inovasi maka yang terjadi ialah semacam proses penyempurnaan suatu produk atau sesuatu proses yang sudah ada. Jadi, perbedaan utama antara kreativitas dan inovasi adalah bahwa inovasi, harus sudah ada produk atau proses yang kemudian di buat lebih praktis, lebih murah, lebih cantik atau secara menyeluruh lebiuh menarik untuk konsumen.
Peranan kreativitas sangat penting karena dengan kreativitas dan inovasi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat memperbaiki derajat hidup masyarakat
Dengan adanya organisasi karang taruna di harapkan generasi muda bisa mengembangkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat menjadi pemuda yang berdaya guna dan berhasil guna.
B. Pembahasan
1. Pengertian Manajemen
Sejalan dengan definisi para ahli yang dikemukakan sebelumnya, jelas bahwa manajemen ialah suatu proses kerjasama yang di lakukan dua orang/lebih untuk mencapai suatu tujuan yan telah di tetapkan melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian organisasi, agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai sacara efektif dan efisien.
Sehingga manajemen di katakana baik apabila memiliki tujuan dan sasaran yang jelas dan di ketahui oleh semua orang yang terlibat dalam kegiatan, selanjutnya menyusun langkah-langkah untuk mencapai tujuan dengan memanfaatkan segala sumber daya (manusia, dana, sarana, kesempatan, sumber alam, dan lainnya) secara optimal, efektif dan efisien tiap elemen-elemen di tata agar tidak tumpang tindih.
Sumber daya manusia merupakan faktor paling menentukan dalam setiap organisasi, karena di samping SDM sebagai salah satu unsur kekuatan daya saing bangsa, SDM juga sebagai penetu utama. Oleh sebab itu SDm harus memiliki kompetensi dan kinerja tinggi demi kemajuan organisasi.
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah untuk dapat menunjang aktivitas organisasi demi mencapai tujuan yang telah di tentukan.
Manajemen diperlukan dalam segala bidang, bentuk dan organisasi serta tipe kegiatan. Dimana orang-orang saling bekerja sama untuk mencapai suatau tujuan yang telah di tetapkan.
Untuk memanajemeni secara efektif, jagalah sistem tetap sederhana, organisasi yang susah selalu memberikan system yang rumit, yang mengakibatkan kebingungan dan kekacauan organisasi dan terutama kerusakan dalam relasi yang selalu membutuhkan perbaikan.
Dalam menajemen terdapat pengetahuan tentang bagaimana mencapai hasil yang diinginkan atau dalam kata lain yaitu seni, dimana seni tersebut dapat di peroleh dengan kecakapan dari pengalaman pelajaran seseorang.
Tujuan manajemen akan tercapai dengan baik, asalkan pelaksanaan empat fungsi manajemen tersebut harus di tata dengan rapi. Dalam perencanaan suatu organisasi harus dapt memantapkan bagaimana sasaran organisasi tersebut, agar kinerja organisasi tersebut dapat mencapai tujuan yang telah di tetapkanbegitupun dalam proses pengorganisasian, segala sesuatu yang ingin di tuju harus terorganisir dengan baik. Organisasi yang baik akan mengahsilkan suatu hasil yang baik pula. Pengorganisasian dilakukan unruk menyelesaikan sesuatu yang telah di rencanakan sebelumnya. Dengan begitu pengorganisasian akan terlihat dalam penetapan dan pengelompokan tugas-tugas yang telah di rencanakan.
Dalam manajemen kepemimpinan di tujukan untuk memotivasi seseorang dan memberikan inspirasi agar seseorang yang berada di bawahnya dapat berprestasi dengan baik, dengan begitu sasaran yang di inginkan juga dapat memuaskan.
Pengendalikan dalam proses manajemen juga di perlukan, dengan pengendalian saasran suatu organisasi bisa lebih terarah dan bahkan sasaran tersebut bisa cepat mencapai suatu tujuan yang telah ada. Karena apabila terjadi kesalahan dalam proses manajemen pengendalian dapat menjadi salah satu jalan untuk mengoreksi dan memperbaikinya.
Dengan demikian manajemen yang baik akan tercipta apabila dalam proses perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian dapat berjalan seiring dengan sasaran dan tujuan yang ingin di capai dalam suatu manajemen tersebut.
2. Pengertian Karang Taruna
Dalam pembahasan sebelumnya telah dijelaskan tentang pengertian karang taruna. Dari semua penjelasan tersebut bahwa karang taruna merupakan suatu wadah pembinaan bagi generasi muda yang berada si desa/kelurahan dalam bidang usaha kesejahteraan social
Melihat dari pengertian tersebut karang taruna menduduki posisi penting, karena karang taruna suatu organisasi yang sangat dekat dengan masyarakat level bawah yaitu masyarakat yang beranggotakan para pemuda.
Karang taruna merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari pembangunan bagsa ini. Karena itu, pemuda karang taruna harus mempunyai tekad dan keinginan untuk memberikan masukan dan dukungan bagi pembangunan bangsa. Dan karang taruna harus bisa menjadi mediator dan motivasi dalam pembangunan.
Tapi pada saat ini tak sedikit para pemuda yang menjadi pengangguran. Pengangguran di usia produktif, tentu menjadi permasalahan yang sedang di hadapi bangsa ini dan banyaknya pengangguran dapat meningkatkan angka kriminalitas dan menimbulkan beban bagi keluarga maupun Negara.
Hal ini pula yang melatar belakangi para pemuda di dusun cikatomas yang ikut serta di organisasi karang taruna untuk bisa bangkit. Sesuai dengan visi karang taruna, karang taruna di desa cikatomas yaitu menumbuhkan kembangkan kreatifitas dan kewirausahaan pemuda di bidang kesejahteraan masyarakat sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran yang sedang merajalela.
Dengan mengikuti organisasi karang taruna dapat memberikan pengaruh positif yang cukup besar terhadap kesadaran para pemuda tentang bahaya kenakalan remaja khususnya di dusun cikatomas. Organisasi karang taruna ada di tiap tingkatmulai dari tingakt desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten, propinsi hingga di pusat.
Karang taruna dusun cikatomas sebagai wadah berhimpunnya para pemuda cikatomas hendaknya mampu menjadi pelopor pembangunan wilayah cikatomas, oleh karean itu karang taruna cikatomas mengembangkan jati diri dan kemandiriannya sehingga dapat melaksanakan segala kegiatan di masyarakat cikatomas secara maksimal seperti yang di harapkan oleh masyarakat cikatomas.
Kegiatan /aktivitas karang taruna harus mampu menjadi perekat bangsa dan memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadikan pemuda yang berkualitas sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sebagai manusia pembangunan.
3. Program-program Kegiatan Karang Taruna
Karang taruna dusun cikatomas mempunyai bebrapa progam yang akan dilaksanakan yang melibatkan seluruh kemampuan dan potensi yang ada di dusun cikatomas sebagai lembaga atau organisasi yang bergerak di bidang pembangunan kesejahteraan social dan berfungsi sebagai subjek tentunya harus memiliki susunan pengurus dan anggota yang lengkap dan masing-masing melaksanakan fungsinya sesuai dengan bidang tugasnya serta dapat bekerja sama dengan di dukung oleh administrasi yang tertib dan teratur. Dan memiliki kegiatan yang jelas sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang ada di sekitarnya, program kegiatan kaang taruna berlangsung secara melembaga terarah dan berkesinambungan serta melibatkan seluruh unsur generasi muda yang ada.
Program dari karang taruna secara umum yaitu pembangunan di bidang kesejahteraan social. Pengurus karang taruan yang telah di bentuk, di harapkan untuk membuat program yang dapat dilaksankan dan benar-benar menyangkut kepentingan masyarakat bukan program yang hanya sekedar rencana.
Sehingga karang taruna ke depan di harapkan dapat lebih maju dari organisasi lainnya serta memiliki program kerja yang jelas dan nyata. Pengurus yang baru menjaga agar suasana yang ada tetap dapat terkendali, sehingga program-program yang telah di rencanakan dapat di laksanakan dengan baik.
Karang taruna di dusun cikatomas sebagai wadah pembinaan generasi muda yang kini keberadaannya benar-benar telah di rasakan masyarakat secara nyata. Terbukti dengan adanya berbagai kegiatan yang diadakan selalu di minati warga masyarakat. Dan dapat dikatakan karang taruna sudah bisa di terima di masyarakat, dan oleh karena itu karang taruna menjadi tumpuan bagi pembangunan masyarakat.
Berbagai aktivitas sudah harus di persiapkan, karena masyarakat sudah menunggu program karang taruna yang lainnya. Keberadaan karang taruna sendiri sangatlah positif bukan hanya sebagai sebuah organisasi tapi juga sebagai wadah pengembangan dan pembinaan generasi muda.
Karang taruna sebagai bagian dari partisipasi masyarakat khususnya generasi muda. Karang taruna di harapkan mampu menyikapi dan menangani berbagai permasalahan social para pemuda dan umunya warga masyarakat. Agar masalah social dapat berkurang, kesejahteraan social meningkat dan kesetiakawanan , kebersamaan social menjadi kental.
Adapun program karang taruna dusun cikatomas:
a. Pencegahan terhadap tumbuhnya kenakalan remaja
b. Penyalahgunaan narkoba, minuman keras dan lain-lain melalui kegiatan olahraga, kesenian dan sebagainya.
c. Kebersihan lingkungan
d. Penyantunan para penyandang cacat
e. Penyantunan anak terlantar
f. Membantu korban bencana
g. Peringatan hari kemerdekaan RI, dll
Dari gebrakan program kegiatan karang taruna dusun cikatomas, kegiatan karang taruna yang pernah di laksanakan di dusun cikatomas ialah kegiatan kemasyarakatan, kegiatan kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh karang tauna dusun cikatomas ialah berupa kerja bakti, yaitu pembersihan jalan, pembersihan sarana olahraga, dan lain sebagainya. Dan banyak kegiatan seni dan olah raga yang di jaikan program kerja mereka.
Pada peringatan hari kemerdekaan RI, para anggota karang taruna dusun cikatomas mulai di selimuti dengan berbagai kesibukan. Mulai dari kesibukan mencari dana sampai kemeriahan syukuran dan reseosi peringatan kemerdekaan RI. Untuk memeriahkan kemerdekaan RI para anggota karang taruna melaksanakan berbagai kegiatan social dan perlombaan. Misalnya olahraga yaitu sepakbola, bola voli antar desa.
Bagi para pelajar mengikuti kegiatan karang taruna merupakan wujud bela negara dan wujud semangat dalam kegiatan di masyarakat, dan berpartisipasi dalam perumusan kebijakan public.
Sebagai organisasi kepemudaan, karang taruna berpedoman pada anggaran dasar dan anggarana rumah tangga dimana telah di atur pula tentang struktur pengurusan dan masa jabatan di masing-masing wilayah mulai dari desa/ kelurahan sampai pada tingkat


Tidak ada komentar:
Posting Komentar