Search Music, File, Dll

megaupload

Lencana Facebook

Rabu, 26 Agustus 2009

LAPORAN PERKEMBANGAN ANAK
USIA 3 TAHUN-4 TAHUN
Semester :……………………

No Bidang Pengembangan Penilaian
BB SB BTB KET
I Motorik Kasar
1 Berlari menghindari hambatan
2 Berjalan di atas garis dengan tumit kaki dan ibu jari kaki yang lainnya bersentuhan
3 Berdiri diatas satu kaki selama 10 detik
4 Berjalan mundur
5 Melompat dengan satu bergantian
6 Menangkap bola
7 Melempar bola di atas kepala
8 Menendang bola diam yang diawali dengan berlari
9 Mengendarai sepeda roda tiga dengan lancar

II Motorik Halus
1 Membangun menara setinggi 11 kotak
2 Menggambar sesuatu yang berarti yang dapat dikenali orang
3 Menjiplak gambar kotak
4 Membuat lingkaran sempurna
5 Membuat garis vertical, horizontal dan silang secara lancer
6 Menulis beberapa hufuf sederhana : a, b, c

III Kemampuan Berkomunikasi
1 Mengajukan pertanyaan mengenai : apa, siapa, dan mengapa
2 Dapat bercerita pengalaman dengan menghubungkan pemahaman mengenai urutan dan akhir kejadian
3 Menggunakan dan memahami penggunaan beberapa kata sambung
4 Menanyakan definisi kata-kata
5 Memahami urutan kejadian saat diceritakan
6 Mengikuti tiga perintah yang tidak berhubungan dengan urutan yang benar
7 Menunjukan dan menyebutkan anggota tubuh yang lebih detil : dagu, tumit, siku
8 Menggunakan kalimat yang menggunakan konsep waktu : sekarang, nanti, kemarin, besok
9 Mengerti kalimat yang mengandung arti perbandingan dua benda atau peristiwa
10 Memahami pengertian sebab akibat

IV Reaksi Emosi dan Interaksi Sosial
1 Menunggu dan menunda keinginan bebarapa saat
2 Menikmati kedekatan sementara dengan salah seorang teman bermain
3 Menunjukan kebanggaan terhadap keberhasilan
4 Dapat memecahkan masalah sederhana dengan teman melalui proses negosiasidan persuasi (dapat dibujuk/diberi pengertian)
5 Secara rutin dapat mematuhi aturan kelas dan melaksanakan tugas-tugas sederhana
6 Menunjukkan rasa saying pada saudara/teman
7 Bermain secara bergiliran dengan sedikit perselisihan
8 Bermain peran lebih mendekati kenyataan dengan memperhatikan detail, waktu dan jarak

V Kemampuan Kognitif
1 Memahami konsep berlawanan : tinggi-rendah, panjang-pendek, besar-kecil
2 Memahami konsep kurang/lebih dalam berhitung
3 Mengenal paling sedikit 6 warna
4 Mengerti akan fungsi lebih banyak benda : kunci untuk pintu untuk, kompor untuk, dsb
5 Dapat mengelompokan benda menurut bentuk dan warna yang sama
6 Menyebut dan memasangkan benda yang berfungsi sama atau memang pasangannya : bantal-guling, kaos kaki-sepatu, dsb
7 Mengenal bentuk-bentuk geometri lingkaran, segitiga, dan segi empat
8 Memahami konsep posisi : atas-bawah, depan-belakang, awal-akhir, jauh-dekat
9 Belajar memecahkan masalah memahami apa yang harus dilakukan jika tangan kotor, jika haus
10 Menghitung benda 1 sampai 5 benda

VI Kemandirian
1 Memakai pakaian sendiri tanpa bantuan orang lain
2 Memperhatikan kebutuhan ke kamar kecil
3 Menyikat gigi dengan diawasi
4 Memakai kaos kaki dengan sepatu sendiri
5 Berusaha mandi sendiri walau belum sempurna

VII Hafalan Surat dan Doa
1 Dapat mengucapkan bismillah dan alhamdulliah sesuai dengan fungsinya
2 Dapat membaca surat Al fatihah
3 Dapat membaca surat Al Ikhlas
4 Dapat membaca surat An Naas
5 Sapat membaca surat Al Falaq
6 Dapat membaca doa makan
7 Dapat membaca soa sesudah makan
8 Dapat membaca doa tidur
9 Dapat membaca doa bangun tidur
10 Dapat membaca doa masuk kamar mandi
11 Dapat membaca doa keluar kamar mandi

Keterangan :
BB : Berkembang Baik
SB : Sedang Berkembang
BTB : Belum Tampak Berkembang

Catatan :
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Bandung,………………………………
Guru Kelas Mengetahui Orang Tua



…………………………………. ………………………………………….

























LAPORAN PERKEMBANGAN ANAK
USIA 2 TAHUN - 3 TAHUN
Semester :

No Bidang Pengembangan Penilaian
BB SB BTB KET
I Motorik Kasar
1 Dapat berlari dengan baik, mulai dan berhenti dengan mudah, jarang jatuh (2,6 tahun)
2 Dapat berjalan jenjit (2,6 tahun)
3 Dapat menendang bola yang tidak bergerak (2,6 tahun)
5 Berjalan mundur hingga 3 meter (2,6 tahun)
6 Naik tangga dengan kaki kiri kanan bergantian (2,6 tahun)
7 Melempar bola dengan kedua tangan di atas kepala (2,6 tahun)
8 Berdiri dengan sebelah kaki selama 5-10 detik (3 tahun)
9 Menangkap bola dengan mendekapnya ke dada (3 tahun)
10 Mengayuh sepeda roda empat (3 tahun)
11 Turun tangga dengan kaki kiri dan kanan bergantian serta berpegangan (3 tahun)
12 Menggunakan papan luncur (perosotan) tanpa bantuan (3 tahun)

II Motorik Halus
1 Membolak-balikkan halaman buku satu persatu (2,6 tahun)
2 Memegang alat tulis dengan ibu jari dan 4 jari lainnya dengan kepalan (2,6 tahun)
3 Menggulung, menekan dan menguleni dan menarik adonan tanah liat / malam (2,6 tahun)
4 Membangun menara 8 kotak (2,6 tahun)
5 Membuka dan menutup gunting dan mulai memotong kertas (2,6 tahun)
6 Membuat garis vertical, horizontal dan silang (3 tahun)
7 Membuat lingkaran tak sempurna (3 tahun)
8 Memegang kertas dengan satu tangan dan menggunakan gunting untuk memotongnya (3 tahun)
9 Membuka gerendel pintu (3 tahun)
10 Membangun 9 kotak (3 tahun)
11 Meronce / menguntai manik-manik besar (3 tahun)

III Kemampuan Berkomunikasi
1 Menggunakan kalimat sederhana terdiri dari 3-4 suku kata (2,6 tahun)
2 Menggunakan kata benda kepunyaan : milikku (2,6 tahun)
3 Menggunakan kata ganti orang lain : kamu (2,6 tahun)
4 Menyatakan kebutuhan dan permintaan (2,6 tahun)
5 Senang dibacakan buku cerita sederhana selama 5-10 menit (2,6 tahun)
6 Mengenali bagian tubuh : rambut kepala, tangan, perut, kaki dan jari (2,6 tahun)
7 Menjawab pertanyaan “siapa” dan “mengapa” (3 tahun)
8 Menggunakan kalimat sederhana yang terdiri dari 4-5 kata (3 tahun)
9 Menggunakan kalimat negative :”saya tidak bisa…”(3 tahun)
10 Memahami hubungan yang diungkapkan dengan kata “kalau …, maka….” (3 tahun)
11 Mengulang lagu anak-anak (3 tahun)

IV Kemandirian
1 Makan sendiri (2,6 tahun)
2 Menyampaikan keinginan untuk ke kamar kecil secara cukup konsisten (2,6 tahun)
3 Memakai sepatu sendiri (2,6 tahun)
4 Mencuci tangan tanpa bantuan orang lain (3 tahun)
5 Menuangkan air dengan baik dari teko kecil (3 tahun)
6 Memakai kemeja dengan bantuan (3 tahun)

V Hafalan Surat dan Do’a
1 Dapat melafalkan bismillah dan hamdallah
2 Dapat membaca do’a makan
3 Dapat membaca do’a tidur
4 Dapat membaca do’a masuk kamar mandi
5 Dapat membaca surat Al Fatihah
6 Dapat membaca surat Al Ikhlas
7 Dapat membaca surat Al Kautsar

Keterangan :
BB : Berkembang Baik
SB : Sedang Berkembang
BTB : Belum Tampak Berkembang

Catatan :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Bandung,………………………………
Guru Kelas Mengetahui Orang Tua



…………………………………. ……………………………………….













































LAPORAN PERKEMBANGAN ANAK
PLAYGROUP
NURUL ILMI





















……………………….

Minggu, 24 Mei 2009

Puisi Sebagai Salah Satu Karya Sastra Puisi Sebagai Salah Satu Karya Sastra cinta sastra, puisi macam-macam puisi

Sabtu, 18 April 2009

museum geologi bandung

KATA PENGANTAR

Bismillahhiromanirohim,
Segala puji bagi Allah SWT, yang telah memberikan berbagai macam kenikmatan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada nabi Muhammad SAW sebagai teladan yang baik sepanjang masa.
Alhamdulillah berkat usaha, kesungguhan dan ketekunan akhirnya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Penyusunan makalah ini penulis banyal mendapat bantuan dari berbagai pihak. Penulis menyampaikan banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah memotivasi penulis dalam menyelesaikan penyusunan makalah ini.
Makalah ini bukanlah karya yang sempurna karena masih memiliki banyak kekurangan. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberi manfaat bagi penulis dan pembaca.

17 April 2009 Penulis



DAFTAR ISI

Kata pengantar
Daftar isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Makalah
D. Kegunaan Makalah
BAB II ISI
A. Museum Geologi Bandung
B. Penjelasan Tentang Geologi Sejarah
C. Dataran Tinggi Bandung
D. Tangkuban Perahu
BAB III SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Dataran tinggi Badung terletak diantara dua deretan gunung api, hampir seluruh dataran ini ditutupi oleh bahan-bahan atau material vulkanil. Hanya pada dua tempat di temukan endapan sedimen yang dibentuk dalam laut, yaitu didaerah padalarang dan nagreg. Rangkaian utara bagian tengah merupakan gunung api itu sendiri, dan bagian selatannya merupakan dataran tinggi yang dahulu merupakan danau besar.
Di bagian ini terdapat endapan danau besar seperti tanah liat, pasir. Bagian utara dari danau purba ini terdiri dari arus lahar dan tufa gunung api tangkuban parahu dan di kaki gunug api yang datar ini terletak kota Bandung, Cimahi dan Padalarang.

B. Rumusan Makalah
1. Apa saja yang terdapat pada Museum Geologi Bandung?
2. Bagaimana terjadinya letusan gunung api?
3. Apa pengertian dari mineral?

C. Tujuan Masalah
Makalah ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan:
1. Tentang Museum Geologi Bandung.
2. Proses terjadinya letusan Gunung api.
3. Pengertian dari mineral

D. Kegunaan Makalah
Kegunaan makalah ini diharapkan dapat berguna sebagai wahana penambah informasi tentang penelitian. Khususnya bagi penulis dan umumnya bagi para pembaca.

BAB II
MUSEUM GEOLOGI BANDUNG

A. Museum Geologi Bandung
Museum geologi didirikan pada tanggal 16 mei 1928. Sebagai sebuah monumen bersejarah, museum ini dianggap sebagai peninggalan nasional dan berada dibawah perlindungan pemerintah. Museum geologi awalnya berfungsi sebagai laboratorium dan tempat penyimpanan hasil penyelidikan geologi dan pertambangan dari berbagai wilayah Indonesia dan berfungsi pula sebagai sarana pendidikan, penyedia berbagai informasi tentang ilmu kebumian dan objek pariwisata.
Museum geologi terbagi menjadi beberapa ruang pamer yang menempati lantai 1 dan 2.
1. Lantai 1
Terbagi menjadi 3 ruang utama, ruang orientasi dibagian tengah, ruang sayap barat dan ruang sayap timur.
 Ruang orientasi
Berisi peta geografi Indonesia dalam bentuk relief layar lebar yang menayangkan kegiatan geologi dan museum dalam bentuk animasi. Bilik pelayanan informasi museum serta bilik pelayanan pendidikan dan penelitian.
 Ruang sayap barat
Dikenal sebagai ruang geologi Indonesia, yang terdiri dari beberapa bilik yang menyajikan informasi tentang:
- Hipotesis terjadinya bumi didalam system tata surya.
- Tatanan tektonik regional yang membentuk geologi Indonesia, diwujudkan dalam bentuk maket model gerakan model gerakan lempeng-lempeng kulit bumi aktif
- Keadaan geologi sumatera, jawa, Sulawesi, Maluku dan nusa tenggara serta irian jaya.
Dunia batuan dan mineral menempati bilik disebelah baratnya, yang memamerkan beragam jenis batuan, mineral dan susunan kristalografinya dalam bentuk panel dan peraga asli. Masih dalam ruangan yang sama, dipamerkan kegiatan penelitian geologi Indonesia termasuk jenis-jenis peralatan atau perlengkapan lapangan, saran pemetaan dan penelitian serta hasil akhir kegiatan seperti peta (geologi, geofisika, gunung berapi, geomorfologi) dan publikasi-publikasi sebagai sarana pemasyarakatan data-data dan informasi geologi Indonesia.
Pada ujung ruang sayap barat adalah kegunung apian yang menunjukan keadaan beberapa gunung api aktif di Indonesia seperti: Tangkuban Perahu, Krakatau, Galunggung, Merapi dan Batu.
 Ruang sayap timur
Ruangan ini menggambarkan sejarah pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup, dari primitif hingga moderen yang mendiami planet bumi ini dikenal sebagai ruang sejarah kehidupan.
Panel-panel gambar yang menghiasi dinding ruangan diawali dengan informasi tentang keadaan bumi yang terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun lalu, dimana makhluk hidup yang paling primitive pun belum ditemukan. Beberapa milyar tahun sesudahnya, disaat bumi sudah mulai tenang, lingkungannya mendukung perkembangan beberapa jenis timbunan bersel tunggal, yang keberadaan terekam dalam bentuk fosil.
Reprilia bertulang belakang berukuran besar yang hidup menguasai masa Mesozoikum tengah hingga akhir (120-65 juta tahun lalu) diperagaan dalam bentuk replica fosil tyrannosaurus rex Osborn (jenis kadal buas pemakan daging) yang panjangnya mencapai 19 m, tinggi 6,5 m dan berat 8 ton.kehidupan awal di bumi yang di mulai sekitar 3 milyar tahun lalu selanjutnya berkembang dab berevolusi hingga sekarang. Jejak evolusi mamalia yang hidup pada zaman tersier (6,5-1,7 juta tahun lalu) dan kuarte (1,7 juta tahun lalu hingga sekarang) di Indonesia terekam baik melalui fosil-fosil binatang menyusui (gajah, badak, kerbau, kuda nil) dan hominid yang di temukan pada lapisan tanah di beberapa tempat khususnya di pulau jawa.
Sejarah pembentukan danau Bandung yang melegenda di tampilkan dalam bentuk panel di ujung ruangan. Fosil ular dan ikan yang ditemukan pada lapisan tanah bekas danau Bandung serta artefak di peragakan dalam bentuk aslinya. Artefak yang terkumpul dari beberapa tempat di pinggiran danau Bandung menunjukan bahwa sekitar 6000 tahun lalu danau tersebut pernah di huni oleh manusia prasejarah. Informasi lengkap tentang fosil dan sisa-sisa kehidupan masa lalu di tempatkan pada bilik tersendiri di ruang sejarah kehidupan. Informasi yang disampaikan diantaranya adalah proses pembentukan fosil, termasuk batu bara dan minyak bumi, selain keadaan lingkungan purba.
2. Lantai 2
Terbagi menjadi 3 ruangan utama: ruang barat, ruang tengah dan ruang timur.
 Ruang barat dipakai oleh staf museum
 Ruang tengah berisi maket pertambangan emas terbesar didunia, yang terletak di pegunungan tengah irian jaya. Tambang terbuka gransberg yang mempunyai cadang sekitar 1,186 milyar ton, dengan kandung tembaga 1,02%, emas 1,19 gram / ton dan perak 3 gram / ton. Gabungan beberapa tambang terbuka dan tambang bawah tanah aktif disekitarnya memberikan cadangan bijih sebanyak 2,5 milyar ton.
Bekas tambang erksberg (gunung bijih) di sebelah tenggara Grasberg yang ditutup pada tahun 1988 merupakan situs geologi dan tambang yang dapat dimanfaatkan serta dikembangkan menjadi objek geowisata yang menarik. Beberapa contoh batuan asal irian jaya (papua) tertata dan terpamer dalam lemari kaca disekitar maket. Miniature menara pemboran minyak dan gas busmi juga diperagakan disini.
 Ruang timur terbagi menjadi 7 ruangan kecil, yang kesemuannya memberikan informasi tentang aspek positif dan negative tataan geologi bagi kehidupan manusia, khususnya Indonesia.
- Ruang 1 menyajikan informasi tentang manfaat dan kegunaan mineral atau batu bagi manusia, serta panel gambar sebaran sumber daya mineral di Indonesia.
- Ruang 2 menampilkan rekaman kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral,
- Ruangan 3 berisi informasi tentang pemakaian mineral dalam kehidupan sehari-hari, baik secara tradisional maupun modern.
- Ruang 4 menunjukan cara pengolahan dan pengelolaan komodisi mineral dan energi.
- Ruang 5 memamparkan informasi tentang berbagai jenis bahaya geologi (aspek negatif) seperti tanah longsor, letusan gunung api dan sebagainya.
- Ruang 6 menyajikan informasi tentang aspek positif geologi terutama berkaitan dengan gejala kegunung apian.
- Ruang 7 menjelaskan tentang sumber daya air dan pemanfaatannya, juga pengaruh lingkungan terhadap kelestarian sumber daya tersebut.
Gedung museum geologi yang terletak dijalan diponegoro 57 Bandung, museum ini ada di dalam organisasi pusat penelitian dan pengembangan geologi , direktorat jenderal geologi dan sumber daya mineral, departemen pertambangan dan energi. Bangunan gedung yang arsitekturnya dirancang oleh Menalda Van Schoulven Burg (arsitek Belanda) di bangun oleh kontraktor Lim A Goh dari Bandung. Pembangunannya memakan waktu selama sebelas bulan dengan tenaga kerja sebanyak 300 orang.
Tujuan utama pembangunan museum geologi yaitu untuk mendokumentasikan dan memperragakan benda peraga geologi hasil kegiatan kerja dilapangan dan di laboratorium semuanya dalam bentuk batuan, mineral dan fosil, dilengkapi dengan foto, bagan, peta ilustrasi dan beberapa model untuk memberikan gambaran lebih jelas.
Fungsi museum geologi lebih dititik beratkan kegunaannya dalam pengembangan pendidikan dan penelitian dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia karena itu sesudah mengalami pembaharuan dalam tata pameran dan peragaan, para pengunjung yang masih awam pada ilmu, kegiatan dan hasil kerja geologi, dapat memahaminya di museum. Untuk peragaannya museum geologi dilengkapi dengan perangkat elektronik, mekanik, pemandu dan pembimbing.
Berdasarkan pengamatan yang pernah dilakukan di beberapa museum yang memiliki satu, dua keunggulan-keunggulan ialah fungsinya sebagai tempat belajar, beberapa jenis dan model benda peraga langka bangunan yang memiliki kaitan sejarah perjuangan kemerdekaan nusa dan bangsa meskipun demikian, kekurangannya juga masih banyak, dan semuanyamemerlukan peningkatan kemampuan dan ketekunan kerja.

B. Penjelasan Tentang Geologi Sejarah
Tidak berbeda dengan manusia, bumi juga memiliki riwayat hidup yang dapat dipelajari berdasarkan sisa kehidupan purba yang telah membatu, disebut fosil. Berdasarkan penelitian, para ahli geologi yakin bahwa bumi sudah dihui makhluk hidup sejak ratusan juta yang lalu. Tetapi keyakinan ini baru dapat diterima jika berbagai bukti kebenarannya sudah diperoleh.
a. Masa Arkeozoikum (Azoikum)
Dapat diartikan sebagai masa tanpa kehidupan. Bumi masih dalam keadaan membara dan jarak bumi dan bulan masih sangat dekat, berbagai benda ruang angkasa seperti meteor atau meteirit ( berukuran kecil) dengan mudah jatuh ke bumi yang belum terlindung udara. Meskipun demikian semua benda tersebut diatas langsung terbakar, pada saat bumi yang masih dalam keadaan membara dengan suhu yang amat tinggi.
Kejadian bumi dan pembentukan yang terjadi sekitar satu milyar tahun yang lalu dan beberapa ratus juta tahun kemudian bumi kerak bumi suhu semakin menyusut bagian bumi dalam keadaan cair diangkasa bumi badai magnetic menyelimuti bumi petir dan Guntur meteor dan meteorit membentur bumi suhu bumi makin menyusut bumi membeku penyusutan suhu gas mengembun uap air hujan lebat yang abadi membentuk lautan pembentukan air, udara makin sempurna terlindung dari benturan berbagai benda luar angkasa (meteorit).
Ada dua macam meteorit, yaitu meteorit logam (mengandung besi nikel dan meteorit baju), beberapa contoh batuan kerak bumi dapat disaksikan di museum geologi.
b. Masa Paleozoikum
Berlangsung selama 354 juta tahun yang lalu sejak 570 tahun yang lalu palezoikum dapat pula diartikan sebagai masa tua dalam sejarah bumi. Pada masa itu berbagai tanda kehidupan sudah ditemukan, yaiut kerangka atau cangkang binatang purba yang telah membatu (fosil).
Masa ini di bagi menjadi 6 jaman:
1. Kambrium (570-500 juta tahun yang lalu)
Peragaan fosil berumur masa ini, semuanya di peroleh dari luar negeri demikian pula bagaimana urutan tarikh geologi dan evolusi biologi (binatang dan tumbuhan)
2. Ordovisium (500-440 juta tahun yang lalu)
Nama zaman ini juga berasal dari wales yaitu nama suku bangsa celtic yang disebut ordovicas. Pada masa ini mempunyai ciri meningkatnya jumlah jenis binatang laut invertebrate, pada zaman ini pula perkembangan trilobite mencapai puncaknya dan untuk pertama kali beberapa fosil binatang bertulang belakang.
3. Silur
Namanya berasal dari suku bangsa primitive silures yang tinggal disuatu daerah wales (Inggris), zaman silur berlangsung sejak 440-395 juta tahun yang lalu. Di tempat suku ini terdapat batuan yang memiliki beberapa sifat khusus yang berbeda dengan batuan yang berumur ordovisium. Kedudukan lapisan batuan silur tidak selaras dengan batuan ordovisium, dan di zaman silur hidup binatang yang karakteristik. binatang


4. Davon
Berasal dari nama daerah di Inggris barat daya, dan di daerah ini batuan yang pertama kali mengandung fosil binatang laut. Zaman davon berlangsung sejak 395-345 juta tahun yang lalu dan sebagai zaman hadirnya berbagai jenis ikan. Salah satu jenis fosil di simpan di museum geologi, yaitu fosil ikan bintang (ophiuroid) berasal dari jaman.
5. Karbon
Di amerika serikat dibagi dua dan disebut Missisipi dan Pennsylvania, lamanya berkisar 345 – 280 juta tahun yang lalu. Nama karbon mulai digunakan sejak 1822 di Inggris pada saat ditemukan lapisan dengan banyaknya endapan batu bara yang terbentuk dari tumbuhan pada zaman itu.
6. Peram
Zaman terakhir Dario masa paleozoikum, namanya berasal dari daerah di Rusia bagian timur laut yaitu Peram. Didaerah ini ditemukan endapan laut penuh fosik yang dapat dibekukan untuk mencirikan zamannya. Zaman ini berlangsung sejak 280-225 juta tahun yang lalu, yaitu fosil binatang yang disebut fusulinar.
c. Masa Mesozoikum (225-65 juta tahun yang lalu)
Masa mesozoikum ditandai oleh hadirnya binatang reptile baik di darat, laut maupun yang dapat melayang di udara yang waktu itu masih merajai dunia. Hal ini diketahui fosilnya hampir diseluruh dunia. Di Indonesia fosil darat semacam ini belum ditemukan, karena binatangnya sudah punah sebelum daratan Indonesia lahir.
Masa mesozoikum dibagi menjadi tiga zaman, yaitu:
1. Trias, nama zaman ini berasal dari jerman yang berarti tiga, berdasar suatu lapisan batuan yang terdiri endapan batuan berwarna merah (bagian bawah), serpih dan batu gamping (tengah) dan endapan berwarna merah (atas), zaman trias berlangsung sejak 225-190 juta tahun yang lalu, dan nampaknya merupakan zaman yang paling kering dan tidak subur.
2. Jura, zaman ini berlangsung selama 55 juta tahun dimulai sejak 190-136 juta tahun yang lalu. Di Indonesia lapisan batuan yang berumur jura terdapat di beberapa daerah dan yang paling terkenal terdapat di pulau misool, dilepas pantai barat jazirah cendarawasih, Irian jaya. Dan koleksi fosil yang berumur jura di museum geologi berasal dari sumatera selatan, Kalimantan barat, Maluku tenggara (pulau Bahar) dan Maluku utara (pulau buru dan taliabu)
3. Kapur, zaman akhir masa mesozoikum, namanya berasal dari kata latin “crata” yang berarti kapur, zaman kapur berlangsung sejak 136 hingga 65 juta tahun yang lalu dan batuan yang mengandung fosil berumur kapur ditemukan pula di Indonesia. Beberapa jenis fosil yang cukup tenar dan ada di museum geologi yaitu Orbitolena SP ( binatang laut bersel satu), pacitan SP (kerang), dll.
d. Masa Kenosoikum
Masa ini disebut juga masa Neozoikum, dapat diterjemahkan sebagai masa baru dalam sejarah geologi bumi. Masa ini dibagi menjadi dua yaitu:
1. Tersier (65-1,8 juta tahun yang lalu)
Alam nya ditandai oleh perkembangan binatang dan tumbuhan mutakhir, terdiri dari berbagai jenis binatang menyusui dan tumbuhan berbiji. Pada zaman ini berbagai jenis dinosaurus yang hidup di darat, laut dan udara sudah tidak tampak.
Zaman tersier dibagi 5, yaitu:
a) Paleoson istilah ini berasal dari bahasa yunani yang artinya memiliki palaecos (purba) dan cana (kala) yaitu kala purba yang tidak memiliki jenis binatang yang hidup sekarang, jenis binatang yang dimaksud ialah binatang laut tidak bertulang belakang, misalnya kerang dan siput.
b) Sosan (54-38 juta tahun yang lalu) ditemukan fosil berbagai jenis ikan tawar dari sumateradan kuda purba.
c) Oligosan, terdapat fosil foraminfera (hewan bersel satu), kepiting, fosil daun dan kayu.
d) Miosan (26-5 juta tahun yang lalu), batu lempeng atau gamping banyak mengandung fosil binatang laut, fosil kerang dan jenisnya masih hidup hingga sekarang.
e) Pliosan (5-1,8 juta tahun yang lalu) mulai banyak fosil darat ditemukan disamping fosil laut yang sudah banyak ditemukan di Indonesia, demikian pula kura-kura air tawar yang telah memfosil seperti irioni SP
2. Kuarter
Merupakan zaman perkembangan segala kehidupan di bumi, baik di darat, laut maupun di udara. Zaman kuarter hanya di bagi 2 yaitu:
a) Plitosan, fosil-fosil yang ditemukan :
- Kaki gajah (slagedon SP)-rembang, jawatengah
- Banteng (libos SP), Harimau-watualang, ngawi
- Fosil tengkorak manusia atau bagian tulang lainnya-ngawi, jawa tengah
b) Holosan (0,01 juta / 10 ribu tahun yang lalu), sebagai peralihan zaman sejarah geologi ke zaman peradaban manusia, didokumentasikan pada sejarah budaya manusia sejak zaman paleolitikum (zaman batu tua) sampai zaman neolitikum (zaman batu baru)
Karena itu selain mempelajari berbagai data dan informasi melalui peraga geologi dimuseum atau tempat peragaan geologi lainnya. Secara umum, selain menguraikan pengetahuan geologi perihal urutan sejarah geologi, pengetahuan mengenai batuan, mineral dan bahan galia, juga diuraikan secara garis besar mengenai jenisnya.
Kepulauan indonesisa merupakan kawasan di permukaan bumi yang termasuk aman dan nyaman sebagai tempat manusia bermukim dan bermasyarakat. Namun tidak semua penduduk memiliki rasa peduli, banyak menimbulkan akibat yang dapat membencanai hidupnya, dan hal ini umumnya disebut sebagai “bencana alam” misalnya banjir, tanah longsor dan sejenisnya di musim hujan atau kesulitan memperoleh air bersih di musim kemarau.

C. Dataran Tinggi Bandung
a. Patahan lembang
Dataran tinggi bandung terletak diantara dua deretan gunung api. Hampir seluruh dataran ini ditutupi oleh bahan-bahan atau material vulkanis. Hanya pada dua tempat di temukan endapan sedimen yang dibentuk dalam laut yaitu daerah padalarang dan nagreg. Rangkaian utara di bagian tengah merupakan gunung api itu sendiri, dan bagian selatannya merupakan dataran tinggi yang dahulu merupakan danau besar.
Jika kita berada di daerah depresi lembang, disebelah selatan akan terlihat satu pegunungan panjang yang lurus memanjang dari timur ke barat. Pada salah satu buktinya terletak bangunan peneropong bintang bosscha.
Terjadinya pegunungan ini setelah ledakan gunung api sunda maka terjadilah gerak turun naik dalam kerak bumi. Oleh gerak patahan ini, maka terjadilah pegunungna tinggi yang telah disebutkan tadi. Pada bagian utara turun, sedangkan bagian selatannya tetap pada tempatnya. Potongan dalam kpatahan lembang, bagian sebelah utara turun kira-kira 450 meterdibandingkan dengan sebelah selatan.
Setelah terjadinya patahan lembang, gunung tangkuban perahu mulai bekerja pada jaman kuarter muda, gunung api tangkuban perahu terjadi di sebelah timur kaldera sunda, eropsi yang pertama gunung api tangngkuban perahu ini memang sangat hebat, materialnya sangat banyak. Sehingga dengan demikian mengakibatkan terbentuknya dataran tinggi Bandung.
Pembentukan patahan lembang, maka terjadilah eropsi yang hebat dari gunung api tangkuban perahu dalam bentuk slaktufa, sebelah utara arus slek ini menuju segala herang dan ke sebelah selatan menuju Bandung. Material yang keluar mengisi depresi lembang, dan terbentur pada dinding patahan lembang. Ia mencari jalan keluar keselatan melalui celah-celah dalam dinding patahan ini, antara lain melalui penyayatan cipaganti dan cikapundung. Arus lahar yang mengalir kesebelah barat, tidak menemui rintangan yang berarti, karena dinding patahan di daerah ini tidak stinggi di sebelah timur. Sehingga mulailah bagian ini dibanjiri material material gunung api tangkuban perahu, kearah cimahi dan padalarang.
b. Curug cimahi
Oleh pembentukan retakan dalam gunung api ini maka keluarlah bahan-bahan dalam bentuk cair yakni lava. Lava ini menggunakan sungai-sungai sevbagai jalan dan lava ini sebagian dapat kita lihat di air terjun dago dan air terjun cimahi.
Curug cimahi yang terletak di kawasan cihideung, yang menghubungkan bandung, cimahi dan lembang. Di sepanjang perjalanan terpampang potret alami lereng dan lembah pegunungan yang dihiasi aneka tanaman hias disisi jalanan. Pada saat melewati kaki gunung tangkuban perahu dan burangrang, maka akan teringat kisah sangkuriang dan dayang sumbi yang menjadi salah satu cerita legenda termahsyur dari tanah parahyangan.
Setelah tiba dipintu gerbang curug cimahi, untuk mencapai pusat air terjun dan aliran sungainya, kita mesti menuruni ratusan anak tangga yang di kelilingi rimbunan pepohonan. Pada dasar lembah yang teduh dan sejuk, disambut gemuruh air yang meluncur deras dari puncak tebing.
Air terjun cimahi berketinggian 97 meter. Yang menjadi pesonanya adalah keberadaan tebing-tebing yang berdiri kokoh di sekitar air terjun. Ternyata, berbagai macam batuan yang menyusun tebing itu berasal dari lelehan lava letusan gunung berapi sunda dan tangkuban perahu purba.
c. Sanghyang tikoro
Sanghyang ini dikenal sebagai tempat penyayatan citarum. Pada tagong apu-padalarang yang di dominasi perbukitan kapur yang tandus. Bukit kapur ini berdiri megah dengan menyimpan banyak misteri dan sejarah panjang geologis.
Dr. H R P Koesoemadinata yang memaparkan pada zaman miosen, sekitar 15-20 juta tahun yang lalu, wilayah bandung bahakan pulau jawa berada dibawah permukaan laut. Hal ini di buktikan dengan temuan fosil di perbukitan batu kapur sebelah barat padalarang, berupa terumbu bintang koral. Binatang bersel satu (foraminifera), dan ganggang laut.
Kawasan bukit kapur di tagong apu memang tak subur, namun kawasan ini tetap memberikan berkah tersendiri. Batuan gamping yang termasuk formasi raja mandala ini di manfaatkan sebagai bahan tambang oleh industry dan masyarakat.
Sanghyang tikoro letaknya dibelakang kantor PLTA saguling lokasinya memang tersembunyi sehingga jerapkali luput dari perhatian wisatawan. Nama sanghiang tikoro sering dihubungkan dengan legenda sangkuriang, khususnya berkaitan dengan danau bandung.
Istilah sanghiang berarti dewa, sedangkan tikoro adalah tenggorokan, sehingga keseluruhan berarti tenggorokan dewa.
d. Gua pawon
Para pakar sejarah, antropologi, geologi, sosiologi bekerja sama untuk membiarkan dan meneliti keberadaan gua yang di perkirakan berumur jutaan tahun lalu. Di gua pawon ini ditemukan beberapa artefak, tulang binatang, cangkang siput, pecahan buah kenari, pecahan keramik dan sebagainya.
Berdasarkan bukti-bukti, gua ini pernah menjadi tempat hunian manusia purba. Namun dimata orang awam, gua pawon memiliki karakteristik yang unik. Gua yang terletak di lereng bukit ini memiliki pintu masuknya yang besar.
Didalamnya terdapat beberapa ruang bertingkat yang cukup lapang dan lembab. Dahulu gua ini sering dipergunakan sebagai tempat persinggahan para pecinta alam yang sedang bertualang. Terkadang gua ini pun dijadikan ajang latihan naik dan turun tebing dengan bantuan tali yang cukup mengganggu ialah bau tumpukan kotoran ribuan kelelawar yang menjadikan gua pawon sebagai sarangnya.



D. Tangkuban Perahu
Gunung tangkuban perahu adalah salah satu gunung yang terletak di provinsi jawa barat, Indonesia. Sekitar 20 km kearah utara kota bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh disekitarnya, gunung tangkuban perahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk gunung ini adalah macir atau perisai yang telah meletus 480 tahun lalu. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang di keluarkan adalah sulfur belerang. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 0C pada siang hari dan 2 0C pada malam hari.
Gunung tangkubvan perahu ini termasuk gunung aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkamologi Indonesia. Diantaranya tanda-tanda gunung berapi ini adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas si kaki gunung diantaranya dikawasan ciater, subang.
Bentuk tofografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah kawah besar yang kini merupakan kawasan Bandung.
Salah satu gunung berapi aktif ditanah air ini memiliki ciri yang khas yakni bentuknya yang mirip perahu terbalik, sehingga dinamakan tangkuban perahu. Gunung tangkuban perahu memiliki kawah yang memanjang dan berdekatan, sehingga bila kita lihat dari kejauhan tidak membentuk kerucut seperti gunung pada umumnya.
Pada tangkuban perahu ini terdapat sepuluh kawah, yang terdiri dari:

1. Kawah ratu
2. Kawah upas
3. Kawah baru
4. Kawah larang
5. Kawah ecoma
6. Kawah jurig
7. Kawah siluman
8. Kawah domas
9. Kawah jarian
10. Pangguyangan badak

Gunung sunda merupakan salah satu gunung yang saat ini ada di wilayah Bandung, Jawabarat, Indonesia. Gunung sunda yang ada saat ini, bersama dengan gunung tangkuban perahu serta gunung burangrang. Merupakan sisa dari gunung sunda yang pernah meletus pada zaman prasejarah. Meletusnya gunung sunda juga sudah mengakibatkan terbentuknya kaldera sunda
Pada kawah domas ini memiliki banyak sumber air panas merbus telur di kawah ini cukup 10 menit, telur yang di rebus sudah bias dimakan pada wakti 10 menit tersebut. Untuk mengunjungi kawah domas dibutuhkan sedikit usaha, karena harus berjalan kaki melewati jalan setapak sekitar 2 km. menuju kawah domas ini tidak bias menggunakan mobil atau motor, rute jalannya yang menanjak dan menurun dan terdiri dari ratusan tangga akan sangat sulit untuk dilewati kendaraan.
Dikawah domas juga dapat berendam di kolam air panas yang kaya akan sulfur dan belerang. Kandungannya mampu mengobati penyakit-penyakit kulit.

BAB III
SIMPULAN DAN SARAN
A. SIMPULAN
Praktikum kuliah lapangan ini dilaksanakan pada tanggal 9-11 februari 2009 yang bertempat dikawasan bandung purba yang membahas tempat atau objek yang dituju, yaitu mulai dari menerangkan objek museum geologi, sanghyang tikoro, gunung tangkuban perahu dan yang terakhir kawah domas.
Museum geologi awalnya berfungsi sebagai laboratorium dan tempat penyimpanan hasil penyelidikan geologi dan pertambangan dari berbagai wilayah Indonesia lalu berkembang dan bukan saja sebagai sarana penelitian umum namun sebagai sarana pendidikan, penyedia berbagai informasi tentang ilmu kebumian dan objek wisata.

B. SARAN
Praktikum kuliah lapangan ini begitu penting, terlebih di zaman modern saat ini. Sebab akan mempermudah bagi pelajar untuk mendapatkan pengetahuan. Dengan praktek kuliah ini akan menambah wawasan bagi siswa dari semua pengalamannya.
Oleh karena itu, mulailah untuk melakukan penelitian dari sekarang agar kita terlatih untuk menjadi seseorang yang berwawasan dan banyak dibutuhkan orang lain.





DAFTAR PUSTAKA
Ahma, bya dan Nedi sunaedi, 2002. Geologi umum, mineral, batuan, struktur dan pemetaan geologi. Tasikmalaya: Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP, Universitas Siliwangi.
Buku Panduan Museum Geilogi, Bandung.

Jumat, 17 April 2009

manajemen

BAB II
PEMBAHASAN
A. Kajian Teoritis
1. Definisi Manajemen
Sudah banyak para ahli yang mengemukakan tentang pengertian manajemen. Manajemen menurut Luther Gullick yaitu suatu bidang ilmu pengetahuan yang berusaha secara sistemastis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat system kerjasama ini lebih bermanfaat.
Sementara itu, menurut Zulkifli Amsyah (2001:1) manajemen ialah proses kegiatan mengelola SDM, materi, dan metode berdasarkan fungsi-fungsi menajemen agar tujuan dapat di capai secara efisien dan efektif.
Dalam ensiklopedia nasional Indonesia volume 16 (1990:115) disebutkan bahwa manajemen merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan SDM dan sumber sumber lain untuk mencapai tujuan maupun sasaran secara efektif dan efisien.
Manajemen kadang-kadang tidak mengajarkan apa-apa kepada sebagian orang, hanya rumusan dan implementasi ketentuan dan peraturan lebih banyak. Yang lain melihatnya sebagai suatu proses kepemimpinan yang melaluinya niat yang di terjemahkan menjadi tujuan tanpa embel-embel. Lainnya lagi menganggap manajemen sebagai aktivitas manusia untuk menjalankan fungsi bisnis dan karenanya manajemen emosi sangat penting.
Manajemen menurut James A.F. Stoner, manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dang pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan semua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah di tetapkan sebelumnya
Manajemen menurut Mary Parker Follet adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain di butuhkan keterampilan khusus.
Menurut Edgar F. Huse dan James Bowditch asas-asas manajemen dari Hendry Fayol dikenal dengan sebutan “14 asas-asa manajemen” adalah sebagai berikut :

a. Pembagian kerja;
b. Wewenang dan tanggung jawab;
c. Disiplin;
d. Kesatuan perintah;
e. Kesatuan arah;
f. Kepentingan individu di bawah kepentingan umum;
g. Gaji pegawai;
h. Sentralisasi;
i. Ketertiban;
j. Keadilan;
k. Kestabilan masa kerja pegawai;
l. Inisiatif;
m. kesatuan jiwa korp;



Menurut Jimmy L. Gaol, Manajem adalah proses kerjasama antar dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan-tujuan yang sudah ditetapkan. Manajemen ialah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan dalam rangka untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.
 Perencanaan
Perencanaan (planning) mendefinisikan di mana organisasi ingin berada di masa depan dan bagaimana pencapaiannya. Perencanaan berarti penentuan sasaran sebagai pedoman kinerja organisasi di masa depan dan penetapan tugas-tugas serta alokasi sumberdaya yang di perlukan untuk mencapai sasaran organisasi.
 Pengorganisasian
Pengorganisasian (organizing) biasanya mengikuti perencanaan dan mencerminkan bagaimana organisasi mencoba untuk menyelesaikan rencana itu. Pengorganisasian melibatkan penetapan tugas, pengelompokan tugas-tugas ke dalam departemen, dan alokasi bermacam-macam sumber daya ke dalam berbagai departemen.
 Kepemimpinan
Memberikan kepemimpinanmenjadi fungsi manajemen yang semakin penting. Kepemimpinan (leading) ialah penggunaan pengaruh untuk memotivasi karyawan agar mencapai sasaran organisasi, memimpin berarti menciptakan suatu budaya dan nilai bersama, mengkomunikasikan sasaran kepada karyawan melalui organisasi, dan memberikan inspirasi agar karyawan berprestasi sebaik-baiknya.
 Pengendalian
Pengendalian ialah fungsi ke empat dalam proses manajemen. Pengendalian (controlling) artinya memantau aktivitas karyawan, menjaga organisasi agar tetap berjalan kearah pencapaian sasaran, dan membuat koreksi bila di perlukan.

Bagian lain dari definisi manajemen ialah pencapaian sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien. Manajemen begitu penting karena organisasi juga begitu penting.
Definisi formal dari sebuah organisasi (organization) ialah sebuah entitas social yang berorientasi pada sasaran dan mempunyai struktur yang di rancanakan dengan baik. Entitas social (social entity) artinya terdiri dari 2 orang atau lebih.

2. Pengertian Karang Taruna
Karang taruna terdiri atas 2 suku kata, yaitu kata karang dan taruna. Karang artinya tempat, sedangkan taruna berarti remaja / pemuda. Jadi karang taruna merupakan tempat kegiatan para remaja.
Karang taruna sebagaimana tercantum dalam peraturan menteri social RI No. 83/HUK/2005 adalah “organisasi social wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab social dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/ kelurahan atau komunitas sederajat dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan social.
Karang taruna ialah suatu organisasi social, perkumpulan social yang di bentuk oleh masyarakat yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam melaksanakan usaha kesejahteraan social.
Karang taruna juga merupakan tempat diselenggarakannya berbagai upaya/kegiatan untuk meningkatkan dan mengembangkan kreatifitas generasi muda dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Organisasi karang taruna didirikan oleh departemen social, anggota karang taurna yaitu para pemuda terutama yang putus sekolah dan tidak mempunyai pekerjaan. Tapi di beberapa daerah anggota karang taruna ialah para pelajar yang duduk di bangku SLTP/SLTA. Berbagai keterampilan di pelajari dalm organisasi ini, remaja yang berbakat dalam bidang elektronik dididik untuk memahami dan terampil menggarap bidang elektronik, remaja yang menyenangi ukiran diberi pula pendidikan bidang ini. Begitu pun remaja putrid yang senag menjahit dan memasak agar terampil untuk membuat macam-macam makanan dan pakaian. Dan semua ini di rencanakan menurut keadaan dan kemampuan daerah masing-masing.
Berdasarkan beberapa pengertiam tentang karang taruna, di tegaskan kembali bahwa karang taruna adalah suatu tempat/wadah untuk mengembangkan dan membina para generasi muda sehingga menjadi generasi yang aktif dan berpartisipasi dalam menanggulangi permasalahan masyarakat.

3. Program-program Kegiatan Karang Taruna
Program merupakan suatu perencanaan dari sebuah organisasi, dimana program di adakan agar tujuan yang telah ditetapkan dapat terlaksana dengan baik.
Program karang taruna harus bisa mencegah pemuda kelurahan yang heterogen sehingga mampu memberikan konstribusi bagi kepentingan pemuda dan masyarakat. Program utama karang taruna yaitu pembangunan dibidang kesejahteraan social, dimana program ini melibatkan seluruh komponen dan potensi yang ada di desa/kelurahan yang bersangkutan

4. Tugas Pokok dan visi Karang Taruna
Tugas pokok karang taruna ialah menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan social terutama yang dihadapi generasi muda, bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya, baik yang bersifat preventif, rehabilitative, maupun pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya dalam rangka peningkatan taraf kesejahteraan social masyarakat.
Karang taruna ialah organisasi non-partisan yang memiliki tugas pokok bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya menanggulangi permasalahan social khususnya di kalangan generasi muda.
Visi darikarang taruna itu sendiri ialah menjadi organisasi social generasi muda yang handal dalam penyelenggaraan usaha kesejahteraan social serta menjadikanwarganya tangguh sebagai ujung tombak yang di percayakan dan di banggakan masyarakat dalam pelayanankesejahteraan social.

5. Tujuan dan Fungsi Karang Taruna
Tujuan karang taruna meliputi:
a. Terwujudnya pertumbuhan dan perkembangan kesadaran dan tanggung jawab social setiap warga karang taruna dalam mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai permasalahan social.
b. Terbentuknya jiwa dan semangat perjuangan warga karang taruna yang terampil, berkepribadian, dan berpengetahuan.
c. Tumbuhnya potensi dan kemampuan generasi dalam mengembangkan keberdayaan warga karang taruna
d. Terbentuknya kemampuan warga karang taruna menjalin toleransi dan menjadi perekat persatuan dalam keberagaman kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
e. Terjalinnya kerja sama antara warga karang taruna dalam rangka mewujudkan taraf kesejahteraan social masyarakat
f. Terwujudnya kesejahteraan social generasi muda desa/kelurahan yang memungkinkan pelaksanaan fungsi socialnya sebagai menusia pembangunan yang mampu mengatasi masalah kesejahteraan social lingkungannya
g. Terwujudnya kesejahteraan social generasi muda desa/kelurahan yang dilaksanakan secara komprehensif, terpadu, terarah dan berkesinambungan oleh karang taruna bersama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya
Adapun fungsi karang taruna secara umum ialah penyelengaraan usaha kesejahteraan social demi terciptanya generasi muda yang terampil, kreatif dan dinamis.

6. Peran Kreativitas dan Inovasi Dalam Pengembangan dan Pembinaan Generasi Muda Melalui Karang Taruna
Generasi merupakan generasi penerus perjuangan bangsa dan sumber daya insan bagi pembangunan nasional, diharapkan mampu memikul tugas dan tanggung jawab untuk kelestarian kehidupan bangsa dan negara. Untuk itu generasi muda perlu mendapatkan perhatian khusus dan kesempatan yang seluas-luasnya untuk dapat tumbuh dan berkembang secara wajar baik jasmani maupun social
Karang taruna harus mampu menunjukan peran dan fungsinya secara optimal di tengah-tengah masyarakat sehingga dapat memberikan kepercayaan kepada komponen-komponen yang lain yang sama-sama berpartisipasi dalam pembangunan kelurahan. Generasi muda dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya menghadapi berbagai permasalahan yang perlu di upayakan penanggulangannya dengan melibatkan semua pihak.
Menurut Heritage Illustrated Dictionary, kreativitas ialah orisinalitas, artinya bahwa produk, proses atau orang yang mampu menciptakan sesuatau yang belum di ciptakan orang lain. Sedangkan pada inovasi maka yang terjadi ialah semacam proses penyempurnaan suatu produk atau sesuatu proses yang sudah ada. Jadi, perbedaan utama antara kreativitas dan inovasi adalah bahwa inovasi, harus sudah ada produk atau proses yang kemudian di buat lebih praktis, lebih murah, lebih cantik atau secara menyeluruh lebiuh menarik untuk konsumen.
Peranan kreativitas sangat penting karena dengan kreativitas dan inovasi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat memperbaiki derajat hidup masyarakat
Dengan adanya organisasi karang taruna di harapkan generasi muda bisa mengembangkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat menjadi pemuda yang berdaya guna dan berhasil guna.

B. Pembahasan
1. Pengertian Manajemen
Sejalan dengan definisi para ahli yang dikemukakan sebelumnya, jelas bahwa manajemen ialah suatu proses kerjasama yang di lakukan dua orang/lebih untuk mencapai suatu tujuan yan telah di tetapkan melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian organisasi, agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai sacara efektif dan efisien.
Sehingga manajemen di katakana baik apabila memiliki tujuan dan sasaran yang jelas dan di ketahui oleh semua orang yang terlibat dalam kegiatan, selanjutnya menyusun langkah-langkah untuk mencapai tujuan dengan memanfaatkan segala sumber daya (manusia, dana, sarana, kesempatan, sumber alam, dan lainnya) secara optimal, efektif dan efisien tiap elemen-elemen di tata agar tidak tumpang tindih.
Sumber daya manusia merupakan faktor paling menentukan dalam setiap organisasi, karena di samping SDM sebagai salah satu unsur kekuatan daya saing bangsa, SDM juga sebagai penetu utama. Oleh sebab itu SDm harus memiliki kompetensi dan kinerja tinggi demi kemajuan organisasi.
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah untuk dapat menunjang aktivitas organisasi demi mencapai tujuan yang telah di tentukan.
Manajemen diperlukan dalam segala bidang, bentuk dan organisasi serta tipe kegiatan. Dimana orang-orang saling bekerja sama untuk mencapai suatau tujuan yang telah di tetapkan.
Untuk memanajemeni secara efektif, jagalah sistem tetap sederhana, organisasi yang susah selalu memberikan system yang rumit, yang mengakibatkan kebingungan dan kekacauan organisasi dan terutama kerusakan dalam relasi yang selalu membutuhkan perbaikan.
Dalam menajemen terdapat pengetahuan tentang bagaimana mencapai hasil yang diinginkan atau dalam kata lain yaitu seni, dimana seni tersebut dapat di peroleh dengan kecakapan dari pengalaman pelajaran seseorang.
Tujuan manajemen akan tercapai dengan baik, asalkan pelaksanaan empat fungsi manajemen tersebut harus di tata dengan rapi. Dalam perencanaan suatu organisasi harus dapt memantapkan bagaimana sasaran organisasi tersebut, agar kinerja organisasi tersebut dapat mencapai tujuan yang telah di tetapkanbegitupun dalam proses pengorganisasian, segala sesuatu yang ingin di tuju harus terorganisir dengan baik. Organisasi yang baik akan mengahsilkan suatu hasil yang baik pula. Pengorganisasian dilakukan unruk menyelesaikan sesuatu yang telah di rencanakan sebelumnya. Dengan begitu pengorganisasian akan terlihat dalam penetapan dan pengelompokan tugas-tugas yang telah di rencanakan.
Dalam manajemen kepemimpinan di tujukan untuk memotivasi seseorang dan memberikan inspirasi agar seseorang yang berada di bawahnya dapat berprestasi dengan baik, dengan begitu sasaran yang di inginkan juga dapat memuaskan.
Pengendalikan dalam proses manajemen juga di perlukan, dengan pengendalian saasran suatu organisasi bisa lebih terarah dan bahkan sasaran tersebut bisa cepat mencapai suatu tujuan yang telah ada. Karena apabila terjadi kesalahan dalam proses manajemen pengendalian dapat menjadi salah satu jalan untuk mengoreksi dan memperbaikinya.
Dengan demikian manajemen yang baik akan tercipta apabila dalam proses perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian dapat berjalan seiring dengan sasaran dan tujuan yang ingin di capai dalam suatu manajemen tersebut.

2. Pengertian Karang Taruna
Dalam pembahasan sebelumnya telah dijelaskan tentang pengertian karang taruna. Dari semua penjelasan tersebut bahwa karang taruna merupakan suatu wadah pembinaan bagi generasi muda yang berada si desa/kelurahan dalam bidang usaha kesejahteraan social
Melihat dari pengertian tersebut karang taruna menduduki posisi penting, karena karang taruna suatu organisasi yang sangat dekat dengan masyarakat level bawah yaitu masyarakat yang beranggotakan para pemuda.
Karang taruna merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari pembangunan bagsa ini. Karena itu, pemuda karang taruna harus mempunyai tekad dan keinginan untuk memberikan masukan dan dukungan bagi pembangunan bangsa. Dan karang taruna harus bisa menjadi mediator dan motivasi dalam pembangunan.
Tapi pada saat ini tak sedikit para pemuda yang menjadi pengangguran. Pengangguran di usia produktif, tentu menjadi permasalahan yang sedang di hadapi bangsa ini dan banyaknya pengangguran dapat meningkatkan angka kriminalitas dan menimbulkan beban bagi keluarga maupun Negara.
Hal ini pula yang melatar belakangi para pemuda di dusun cikatomas yang ikut serta di organisasi karang taruna untuk bisa bangkit. Sesuai dengan visi karang taruna, karang taruna di desa cikatomas yaitu menumbuhkan kembangkan kreatifitas dan kewirausahaan pemuda di bidang kesejahteraan masyarakat sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran yang sedang merajalela.
Dengan mengikuti organisasi karang taruna dapat memberikan pengaruh positif yang cukup besar terhadap kesadaran para pemuda tentang bahaya kenakalan remaja khususnya di dusun cikatomas. Organisasi karang taruna ada di tiap tingkatmulai dari tingakt desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten, propinsi hingga di pusat.
Karang taruna dusun cikatomas sebagai wadah berhimpunnya para pemuda cikatomas hendaknya mampu menjadi pelopor pembangunan wilayah cikatomas, oleh karean itu karang taruna cikatomas mengembangkan jati diri dan kemandiriannya sehingga dapat melaksanakan segala kegiatan di masyarakat cikatomas secara maksimal seperti yang di harapkan oleh masyarakat cikatomas.
Kegiatan /aktivitas karang taruna harus mampu menjadi perekat bangsa dan memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadikan pemuda yang berkualitas sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sebagai manusia pembangunan.
3. Program-program Kegiatan Karang Taruna
Karang taruna dusun cikatomas mempunyai bebrapa progam yang akan dilaksanakan yang melibatkan seluruh kemampuan dan potensi yang ada di dusun cikatomas sebagai lembaga atau organisasi yang bergerak di bidang pembangunan kesejahteraan social dan berfungsi sebagai subjek tentunya harus memiliki susunan pengurus dan anggota yang lengkap dan masing-masing melaksanakan fungsinya sesuai dengan bidang tugasnya serta dapat bekerja sama dengan di dukung oleh administrasi yang tertib dan teratur. Dan memiliki kegiatan yang jelas sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang ada di sekitarnya, program kegiatan kaang taruna berlangsung secara melembaga terarah dan berkesinambungan serta melibatkan seluruh unsur generasi muda yang ada.
Program dari karang taruna secara umum yaitu pembangunan di bidang kesejahteraan social. Pengurus karang taruan yang telah di bentuk, di harapkan untuk membuat program yang dapat dilaksankan dan benar-benar menyangkut kepentingan masyarakat bukan program yang hanya sekedar rencana.
Sehingga karang taruna ke depan di harapkan dapat lebih maju dari organisasi lainnya serta memiliki program kerja yang jelas dan nyata. Pengurus yang baru menjaga agar suasana yang ada tetap dapat terkendali, sehingga program-program yang telah di rencanakan dapat di laksanakan dengan baik.
Karang taruna di dusun cikatomas sebagai wadah pembinaan generasi muda yang kini keberadaannya benar-benar telah di rasakan masyarakat secara nyata. Terbukti dengan adanya berbagai kegiatan yang diadakan selalu di minati warga masyarakat. Dan dapat dikatakan karang taruna sudah bisa di terima di masyarakat, dan oleh karena itu karang taruna menjadi tumpuan bagi pembangunan masyarakat.
Berbagai aktivitas sudah harus di persiapkan, karena masyarakat sudah menunggu program karang taruna yang lainnya. Keberadaan karang taruna sendiri sangatlah positif bukan hanya sebagai sebuah organisasi tapi juga sebagai wadah pengembangan dan pembinaan generasi muda.
Karang taruna sebagai bagian dari partisipasi masyarakat khususnya generasi muda. Karang taruna di harapkan mampu menyikapi dan menangani berbagai permasalahan social para pemuda dan umunya warga masyarakat. Agar masalah social dapat berkurang, kesejahteraan social meningkat dan kesetiakawanan , kebersamaan social menjadi kental.
Adapun program karang taruna dusun cikatomas:
a. Pencegahan terhadap tumbuhnya kenakalan remaja
b. Penyalahgunaan narkoba, minuman keras dan lain-lain melalui kegiatan olahraga, kesenian dan sebagainya.
c. Kebersihan lingkungan
d. Penyantunan para penyandang cacat
e. Penyantunan anak terlantar
f. Membantu korban bencana
g. Peringatan hari kemerdekaan RI, dll

Dari gebrakan program kegiatan karang taruna dusun cikatomas, kegiatan karang taruna yang pernah di laksanakan di dusun cikatomas ialah kegiatan kemasyarakatan, kegiatan kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh karang tauna dusun cikatomas ialah berupa kerja bakti, yaitu pembersihan jalan, pembersihan sarana olahraga, dan lain sebagainya. Dan banyak kegiatan seni dan olah raga yang di jaikan program kerja mereka.
Pada peringatan hari kemerdekaan RI, para anggota karang taruna dusun cikatomas mulai di selimuti dengan berbagai kesibukan. Mulai dari kesibukan mencari dana sampai kemeriahan syukuran dan reseosi peringatan kemerdekaan RI. Untuk memeriahkan kemerdekaan RI para anggota karang taruna melaksanakan berbagai kegiatan social dan perlombaan. Misalnya olahraga yaitu sepakbola, bola voli antar desa.
Bagi para pelajar mengikuti kegiatan karang taruna merupakan wujud bela negara dan wujud semangat dalam kegiatan di masyarakat, dan berpartisipasi dalam perumusan kebijakan public.
Sebagai organisasi kepemudaan, karang taruna berpedoman pada anggaran dasar dan anggarana rumah tangga dimana telah di atur pula tentang struktur pengurusan dan masa jabatan di masing-masing wilayah mulai dari desa/ kelurahan sampai pada tingkat

lingkungan

BAB II
PEMBAHASAN

A. Kajian Teoretis
1. Pengertian lingkungan
Menurut Oman Karmana (2007 : 292)lingkungan adalah :
a. lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar mahluk hidup;
b. komponen yang terdiri atas faktor abiotik (udara, tanah, suhu, cahaya matahari, angin, kelembapan, penguapan dan pengendapan) dan faktor biotik (hewan dan tumbuhan);
c. tempat hidup organisme dimana untuk kelangsungannya suatu sistem harus memelihara kerja setiap komponen yang menyusun sistem tersebut.

2. Pengertian perubahan lingkungan
Menurut Oman Karmana (2007 : 293) “perubahan lingkungan adalah suatu perubahan yang terjadi karena aktivitas manusia atau kejadian alam, seperti letusan gunung berapi, kebakaran hutan, dan longsor”.
Perubahan yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia dapat bersifat positif dan dapat pula bersifat negatif. Bersifat positif artinya bermanfaat bagi kesejahteraan manusia, sedangkan bersifat negatif dapat merugikan bagi kehidupan manusia, seperti limbah dan pencemaran lingkungan. Aktivitas manusia yang dapat merubah lingkungan, contohnya penebangan hutan, pembangunan, dan penggunaan bahan-bahan kimia yang akhirnya dapat merugikan manusia itu sendiri.

B. Pembahasan
1. Aktivitas manusia yang merusak lingkungan
Kebutuhan manusia semakin hari semakin bertambah, baik dari jumlah maupun jenisnya. Dahulu, manusia hanya berpikir bagaimana memperoleh makanan, pakaina, dan tempat tinggal. Sekarang, manusia berpikir bagaimana memperoleh kendaraan, alat komunikasi, computer, rekreasi, bahkan berpikir bagaimana hidup di luar angkasa.
Pada dasarnya, semua kebutuhan manusia, termasuk ruang, telah tersedia dialam. Melalui kemampuan berpikirnya, manusia mampu mengolah berbagai bahan alam menjadi bahan-bahan yang dibutuhkannya. Aneka pepohonan dapat dijadikan furniture, kertas, korek api dan minyak atsiri. Melalui ilmu pertambangan, manusia dapat mengambil batu bara dan minyak bumi untuk dijadikan bahan bakar. Kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup yang hidup di dalamnya termasuk manusia ini, dinamakan daya dukung lingkungan.
Jumlah manusia di bumi ini akan terus bertambah sehingga jumlah kebutuhan hidupnya pun akan terus bertambah pula. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut, manusia memanfaatkan atau mengeksploitasi sumber-sumber daya yang sediakan alam. Membuka hutan, mambangun perumahan, melakukan penambangan, membuat jalan dan menangkap ikan adalah beberapa contoh aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibat tuntutan pemenuhan kebutuhan yang demikian banyak dan akibat keserakahan sebagian manusia tersebut. Hasilnya, terjadilah polusi dan perubahan lingkungan yang justru membahayakan kehidupan manusia itu sendiri, juga membahayakan kehidupan alam ini secara keseluruhan.
Beberapa contoh nyata aktivitas manusia, khususnya di Indonesia yang membahayakan dan merusak lingkungan ;
a. Penambangan Pasir laut
Sejak tahun 1970-an, akibat keserakahan sebagian manusia. Di kepualan Riau, Bangka, Belitung, dan Singkep telah dilakukan penambangan pasir laut untuk diekspor ke singapura. kegiatan ini menyebabkan pengikisan daratan, abrasi, dan kerusakan pantai sehingga merusak ekosistem laut. Aktivitas tersebut, setidaknya telah menenggelamkan 70 pulau dan menurunkan produktivitas penangkapan ikan.
Menurut perhitungan ekonomi, hingga tahun 2002 di kepulauan riau saja telah menyebabkan kerugian sekitar 237,328 triliun rupiah. Ironisnya, pasir laut yang banyak mengandung logam, seperti titanium, paladium, dan vanadium ini, oleh singapura kemudian di ekspor ke jepang dan amerika serikat lebih mengenaskan lagi, kegiatan ini di izinkan oleh pemerintah melalui kepres nomor 33 tahun 2002.
b. Penebangan hutan
Hilangnya pohon akan menyebabkan tanah menjadi terbuka dan terkena cahaya matahari secara langsung. Jika turun hujan lebat pada tanah yang terbuka tersebut, air hujan akan jatuh secara langsung ke lapisan atas tanah yang memiliki kesuburan tinggi (humus). Tidak adanya tumbuhan yang dapat menahan air hujan mengakibatkan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini dapat mengakibatkan banjir yang membahayakan manusia. Pengembalian lingkungan yang sudah berubah merupakan pekerjaan yang sulit, memerlukan biaya yang besar, dan memerlukan waktu yang panjang.
c. Pembangunan
Pembangunan banyak mendatangkan keuntungan, akan tetapi jika pembangunan itu dilaksanakan tidak memperhatikan lingkungan, akan menimbulkan dampak negatif. Pembangunan pengembangan sumber air dapat menimbulkan masalah cukup rumit, pembangunan industri-industri menimbulkan pencemaran udara. Selain itu, limbah-limbah hasil industri banyak merusak sungai dan lingkungan sekitarnya. Pembangunan pemukiman penduduk di daerah resapan air dapat menimbulkan berbagai kerugian. Tata guna lahan menjadi rusak, laju erosi dan banjir menjadi semakin meningkat. Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, seiring bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan akan perumahan semakin meningkat. Akibatnya, terjadilah perubahan penggunaan lahan. Lahan pertanian yang tadinya luas, sedikit demi sedikit berubah fungsi menjadi pemukiman. Perubahan fungsi lahan pun tidak saja terjadi pada lahan pertanian, hutan pun berkurang luasnya. Akibatnya keseimbangan ekosistem hutan pun terganggu.


d. Pengunaan pestisida
Pengunaan pestisida dimaksudkan untuk membunuh makhluk-makhluk yang tidak dikehendaki keberadaannya. Akan tetapi, pestisida dapat menimbulkan pencemaran. Pestisida dapat terakumulasi dalam tubuh tumbuhan dan hewan. Pestisida sulit terurai, tetapi mudah larut kedalam lemak, dan mudah diikat jaringan lemak. Pestisida dapat berpindah dari satu organisme ke organism lain melalui suatu rantai makanan.
Selain aktivitas manusia juga ada perubahan lingkungan akibat faktor alam, yaitu :
a. Banjir
Air yang mengalir merupakan salah satu perantara paling penting salam menghanyutkan lapisan atas permukaan bumi. Air dapat memorak porandakan suatu daerah, misalnya pemukiman. Air dapat mengubah suatu kawasan pertanian menjadi sebuah daun. Banjir dapat menghanyutkan banyak pecahan batuan sehingga batu-batuan tersebut berpindah tempat. Jika suatu kawasan terkena banjir, banyak pula hewan yang mati atau berpindah ke tempat lain.
b. Gempa bumi
Gempa bumi yang terjadi dalam suatu wilayah akan mengubah suatu lingkungan. Gempa bumi dapat mengakibatkan pohon-pohon tumbang dan beberapa organisme mati. Selain itu, gempa bumi terkadang mengubah struktur tanah.

c. Gunung meletus
Gunung meletus dapat mengubah suatu lingkungan secara drastis. Lava dan lahar yang keluar dari gunung yang meletus dapat mematikan banyak tumbuhan dan hewan. Pada waktu gunung meletus, banyak jenis burung bermigrasi ke tempat lain. Abu letusan gunung berapi yang dikeluarkan dapat menyebar ke daerah-daerah lain. Banyak sekali abu gunung yang jatuh di tanah dan membentuk lapisan subur, lapisan subur ini dapat diolah menjadi pupuk dengan menambahkan unsur-unsur kimia yang diperlukan oleh tanaman.

2. Usaha-usaha manusia dalam mencegah dan menanggulangi kerusakan lingkungan.
Banyak aktivitas manusia membahayakan dan merusak lingkungan. Jika keadaan ini terus dibiarkan, akan semakin membahayakan dan bukan tidak mungkin akan memusnahkan kehidupan, termasuk manusia itu sendiri. Banyak hal yang dapat dilakukan manusia untuk mencegah dan menanggulangi kerusakan lingkungan. Mulai dari hal kecil, seperti tidak menebang pohon, tidak membakar hutan, membuang sampah ditempatnya, hingga gemar menanam pohon.
Beberapa contoh yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi kerusakan lingkungan.


a. Membuat kawasan konservasi
Kawasan konservasi, seperti taman nasional, hutan lindung, dan cagar alam, sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Kawasan tersebut dapat berfungsi sebagai kawasan hidrologis terhadap kawasan disekitarnya. Wilayah tersebut dapat menyerap air agar tidak terjadi longsor dan banjir saat musim hujan, juga menjaga ketersediaan air pada musim kemarau. Wilayah hutan juga berfungsi melestarikan kehidupan hayati.
b. Membuat undang-undang lingkungan hidup
Pembuatan undang-undang lingkugan hidup dangat penting dilakukan pemerintah untuk mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran lingkungan. Undang-undang ini juga berfungsi memberikan koridor bagi eksploitasi sumber daya alam. Selain itu, undang-undang seperti ini dapat memberi legalitas terhadap penindakan bagi para perusak lingkungan. Beberapa contoh undang-undang lingkungan yang telah dihasilkan pemerintah adalah undang-undang nomor 5 tahun 1994 tentang konvensi keanekaragaman hayati, dan undang-undang nomor nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Namun, undang-undang saja tidak cukup jika tidak diikuti tindakan tegas terhadap para pelanggarannya.
c. Menggunakan konsep Green Building, yaitu perlu meletakan berbagai tanaman, termasuk diatas gedung tersebut. Tanaman ini dapat menyerap CO2. Sehingga meminimalkan penumpukan CO2 yang dapat menyebabkan pemanasan global.
d. Menetapkan standar emisi kendaraan
Penetapan standar emisi kendaraan bermotor merupakan hal yang sangat penting bagi usaha pencegahan polusi udara makin banyaknya kendaraan bermotor, makin banyak pula zat-zat kimia berbahaya dan asap yang dihasilkan. Selain itu, organisasi kemasyarakatan yang peduli terhadap kebersihan udara juga perlu ditumbuhkan, seperti forum mitra emisi bersih (MEB) Jakarta.
e. Menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan
Menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan adalah usaha yang baik untuk menghindari kerusakan lingkungan. Pada gedung dan bangunan lain yang menggunakan kaca, perlu menggunakan kaca jenis emissivity dan low e-glass. Bahan ini dapat mengurangi 15% energi yang digunakan., jika menggunakan kaca dari bahan titanium bisa memantulkan 96% inframerah dan 77% sinar ultra violet. Sehingga penggunaan dalam skala besar dapat meningkatkan suhu bumi. Penggunaan tenaga surya (solarsystem) jika perlu dilakukan untuk menggerakkan AC, penerangan dan sebagainya. Dilain pihak, kita perlu menghindari bahan-bahan yang berbahaya bagi lingkungan, seperti CFC yang banyak terdapat pada AC dan lemari es.


f. Penghijauan
Bencana alam berupa banjir dan kekeringan yang silih berganti tiap musim merupakan akibat dari gundulnya hutan. Pada lantai hutan kita dapatkan seresah (humus) yang berasal dari daun dan ranting-ranting yang membusuk, humus bersifat seperti karet busa dapat menyerap dan menyimpan air serta mengeluarkannya sedikit-sedikit.
Pada waktu hujan air akan diserap dan disimpan oleh akar dan humus sebagaian dialirkan sehingga tidak menimbulkan banjir apabila kemarau maka cadangan air tersebut akan dikeluarkan sedikit-sedikit sehingga mengalami kekeringan.
Fungsi hutan selain sebagai pengatur tata air (hidrologi) sebagaimana dijelaskan diatas, hutan juga berfungsi untuk melindungi yanah dari sinar matahari dan hempasan air hujan. Apabila kerusakan hutan terjadi pada daerah yang luas, maka akibatnya erosi akan menghilangkan kesuburan tanah, terjadinya banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau, terjadinya tanah kritis yang tidak subur karena terjadi kerusakan fisik-kimiawi dan biologis tanah, dan menurunnya produksi pertanian dan produksi hutan.
g. Reboisasi
Indonesia sebagai negara agraris, menggunakan hutan, tanah dan air sebagai sumber daya alamnya, setiap daerah mempunyai sumber daya alam yang mendukung terhadap manusia untuk kebutuhannya, daya dukung tersebut dipengaruhi oleh luas tanah yang tersedia untuk pertanian, kesuburan tanah, teknologi pertanian, kemampuan kerja.

Masih banyak usaha lain untuk menyelamatkan lingkungan, misalnya membangun rumah dengan perbandingan antara lahan dan bangunan, yaitu 60:40 dimana 60% antara lahan hijau. hal lainnya adalah mengadakan reboisasi lahan terbuka dan lahan kritis.